Senin, 6 Pebruari 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh alip pada Senin, 11 September 06kategori "MTA JOGJA" ,dengan komentar yang belum ditulis padanya

Asrama Mahasiswa

Jogja yang merupakan kota pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di dalamnya, akan banyak di datangi orang-orang penuntut ilmu dari berbagai daerah. Mereka datang ke jogja ingin belajar sesuai disiplin ilmu yang mereka minati. Ini menuntut pengelolaan yang cermat dan tepat agar tercipta lingkungan yang nyaman dan kondusif untuk belajar. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota atau kabupaten tempat universitas tersebut berada, tapi merupakan tanggung jawab semua masyarakat jogja, terutama yang mempunyai usaha kos-kosan. Agar mahasiswa yang belajar di jogja bukan hanya pandai secara akademik tapi juga pandai hatinya, punya social intelegent yang matang. Lebih dari itu mahasiswa harus matang pula spiritual intelegentnya. Ini yang menduduki peran penting dalam mengendalikan penyimpangan-penyimpangan dalam masyarakat. Karena dengan spiritual intelegent yang matang akan tercipta self control terhadap diri sendiri atas penyimpangan yang mungkin dilakukan. Ini pun merupakan tanggungjawab masyarakat dalam menciptakan kultur yang mendukung bagi tujuan di atas. Karena masyarakatlah yang selalu bersinggungan dengan mahasiswa dan komponen masyarakat pendatang lainnya. Munculnya berbagai asrama mahasiswa dan pondok pesantren mahasiswa (PPM) merupakan langkah positif dari masyarakat dari kepedulian mereka terhadap pentingnya lingkungan yang baik. Sesungguhnya peran PPM sangatlah strategis dalam mencetak pemimpin-pemimpin bangsa masa depan yang bernurani. Jadi bukannya hanya bersifat mengkonter kerusakan lingkungan, agar mahasiswa terhindar dari lingkungan yang buruk. Tapi bisa bersifat agresif dalam menempa mahasiwa menjadi pribadi yang unggul. Dengan adanya PPM, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan dirinya untuk meningkatkan kapasitasnya sebagai manusia pembelajar. Juga dapat aktif dalam gerakan dakwah, sehingga PPM bisa lebih masif peran yang dilakukannya. Untuk menjadikan PPM sebagai agent of change dan benar-benar kawah condrodimukonya mahasiswa maka harus memenuhi syarat-syarat yang dipunyai. Antara lain : 1.Sumberdaya pengelola yang berkomitmen ini berkaitan dengan kesungguhan dalam mengelola asrama mahasiwa. Pengelola yang dipilih harus punya kepekaan social yang tinggi, dan berkomitmen untuk total dalam mengelola PPM. Mengelola total disini bukan berarti sang pengelola meninggalkan kesibukannya untuk secara penuh mengurusi mahasiswa, tapi menggunakan seluruh kemampuanya dalam mengelola PPM. Jadi sang pengelola tetap dalam kesibukannya, tapi juga bersungguh-sungguh dalam mengurusi mahasiswanya. Bahkan bidang yang ia sbuk didalamnya merupakan hal yang akan menunjang kemajuan PPM. Kepengurusan harus di buat jelas, dengan jobdesk dan tanggung jawab masing-masing. Tidak melimpahkan segala tanggung jawab dan tugas pada satu orang yang paling dianggap berkompeten atau paling senior, sehingga malah semua tugas tidak terselesaikan dengan baik. 2.Visi ke depan PPM berjalan sesuai dengan arah tujuan yuang telah direncanakan dan ditentukan awal. Ada point yang akan dicapai dari pengelolaan PPM dari jangka pendek hingga jangka panjang. Mahasiswapun yang masuk ke PPM yang bersangkutan bertujuan sesuai dengan visi yang dijalankan oleh PPM. Jadi, asrama bukan hanya membina aklaq mahasiswa tapi melompat ke depan membina diri meningkatkan kapasitasnya. Visi ke depan ini juga berkaitan dengan target output mahasiswa yang akan dihasilkan, kapasitas apa yang akan di punyai mahasiswa/santri setelah menyelesaikan gemblengan di PPM tersebut. Ada banyak bidang yang dapat dimasuki PPM sebagai focus pembinaannya. Ini sebagai tahap awal dari PPM, jangka panjangnya PPM dapat merambah bidang lain sesuai kemampuan yang dimiliki PPM seiring dengan kemajuan yang dicapai PPM. Dan juga sesuai dengan minat mahasiswa sebagai santri. 3.Sumber dana Dana merupakan faktor pembatas yang selalu ditemui dalam berbagai pengelolaan sesuatu. Maka sangat penting bagi PPM mempunyai sumber dana. Indonesia punya BUMN, UGM punya GSP, Gama Techno dll. PPM pun mulai awal harus merencanakan sumber dana yang akan menjadi mesin uang untuk pengelolaan dan kemajuannya. Jadi PPM punya perusahaan. Ini berkaitan dengan bidang yang digeluti sejak awal dalam pengelolaannya. Pada bidang itu PPM pertama kali akan mendapatkan dana. Pencapaian hasil bisa mencapai puluhan tahun, dan waktu puluhan tahun tersebut masuk dalam perencanaan. Sebagai parameter awal keberhasilan pondok dalam pengelolaanya, kita dapat belajar dari Daruttauhid Bandung, Darussalam Ponorogo, Darunnajah Bandung, Al Ittifaq Bandung, juga ada beberapa bidang yang dapat dipelajari dari Al Zaitun Garut. Masih banyak faktor kemajuan PPM, tapi cukup sekian dulu pemaparan awal kami. Lain waktu dan tempat kita akan sambung kembali
Sepertinya Akan Berlanjut Bencana Ini
Bekasi Ceria, Korea Gembira

Lihat Lebih Dekat
sajak
MOTIVATION
Narasi Seorang Pemimpin
ISIAN GELOMBANG I (Tafsir Al-Baqarah ayat 67 - 71
Akhwat Most Wanted
Occupational therapy
Sukses...Pengajian Bantul
Suatu Ketika, Ada yang Tak Sempurna
Untuk Semua Ibu dan Calon Ibu......
Surat Cinta Buat Ayahanda dan Ibunda
pengajian bantul
pengalihan paradigma
kunjungan ke sma
Sudah Saatnya Orang Tua tidak Berpikir Dinosaurus
JEC bersama dalam Iedul Adha
APAKAH INDONESIA AKAN???!!??!!
Liku Liku Kehidupan
Sebuah Mimpi Masa Depan...
kok excelent...?

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

belum ada komentar untuk tulisan terkait, jadilah yang pertama

Menuju ke Form