Teringat film kartun di TV, tentang seorang anak yang bernama SASUKE. Kehilangan ayah dan ibunya dan semua penduduk desanya dalam satu clan yang bernama Uchiha Clan. Dan anehnya pembunuh semua keluarga dan penduduk desanya itu adalah kakaknya sendiri yang bernama ITACHI. Rasa dendam yang begitu dalam pun tercipta di dada SASUKE, dendam untuk menuntut balas dan membunuh kakaknya yang bernama ITACHI.
Hari-hari di lalui SASUKE, dengan satu misi, dan satu tujuan yakni membunuh ITACHI. Hingga pada saatnya dia masuk ke dalam sekolahan yang di sana dia berinteraksi dan bertemu banyak orang. Namun lain dengan anak yang lain, SASUKE terlihat begitu pendiam juga berbakat, mungkin karena dendam yang begitu mendalam untuk segera menuntut balas kepada ITACHI si pembunuh CLAN UCHIHA. Sampai ada temannya yang perhatian padanya bertanya, "mengapa kamu begitu pendiam dan berlagak seperti itu, bukankah kami ini juga temanmu?". Mendengar pertanyaan itu SASUKE menjawab (english version),"You are so annoyying, i am a avenger." yang artinya kamu sangat mengganggu, aku adalah sang penuntut balas.
Apa yang bisa kita petik dalam cerita di atas? Bahwa sesungguhnya kehidupan kita itu bukan hanyaah untuk kita sendiri, hidup kita bukan hanya untuk memuaskan nafsu dan tujuan pribadi kita sendiri. Ada bagian-bagian dari hidup yang musti kita berikan alokasi dalam kehidupan kita, kalaupun kita punya teman, bukankah teman itu juga manusia seperti kita juga, bukankah dia juga butuh untuk diperhatikan dan juga untuk disayangi. kalaupun kita punya masyarakat bukankah masyarakat itu suatu saat akan menjadi bagian dari diri kita nantinya, bukankah mereka juga butuh alokasi perhatian dari diri kita.
Hingga saatnya tiba, dan misalkan semua keinginan kita sudah terpenuhi. Misalkan kita ingin menjadi seorang yang pandai dan kaya raya misalkan. Lalu apa lagi tujuan hidup kita? Bukankah semua keinginan dan nafsu kita sudah terpenuhi, yakni jadi seoarang kaya raya. Bukankah semua hasrat serta segala upaya kita lakukan untuk mengejar mimpi2 kita yakni menjadi seorang kaya raya. Berarti hidup kita sudah selesai pada titik di mana keinginan kita sudah tercapat dan terpenuhi, lalu apa lagi yang akan kita lakukan di dunia ini.
Merasa kesepian pasti, merasa kehilangan arah jelas, merasa tak punya semangat hidup mungkin. Sebab apa? sebab semuanya telah kita tinggalkan, semuanya telah kita campakkan demi mengejar cita-cita dunia kita tersebut. Maka apalagi yang kita tunggu di dunia ini, kalau msalkan semua hal sudah kita capai dan kita sudah berada pada titik di man semua sudah berada pada posisi sesuai dengan kehidupan kita....
Maka marilah kita jadi seseorang yang punya cita-cita lebih tinggi, punya cita-cita yang lebih besar, yakni mengharapkan ridho ALLAH semata, karena kita musti yakin cita-cita itulah yang bisa memberikan kita power lebih besar untuk bisa terus berkarya dan bertindak denga penuh semangat. Jamah juga rasa teman-teman kita, pahami mereka, puaskan mereka dengan keberadaan kita. Jadikan mereka puas dan bangga punya teman seperti kita.
Semoga kita diberi kekuatan untuk menjadi yang terbaik di mata ALLAH.
nb: buat temanku nun jauh di sana, semoga kita segera sadar bahwa dunia hanyalah sebuah kesemuan yang akan hancur dengan sebgera