Kamis, 9 Pebruari 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh indri zul pada Rabu, 18 April 07kategori "Kesehatan" ,dengan komentar yang belum ditulis padanya

Gigi bayi dan perawatannya

Tahukah Anda, benih gigi mulai terbentuk ketika janin masih berada dalam kandungan yang berusia 6-8 minggu, jadi sejak dalam kandungan sudah memerlukan nutrisi yang cukup pula untuk pertumbuhannya. Kekurangan unsur-unsur pembentuk gigi akan menyebabkan ketahanan gigi kurang, misalnya kalsium, fluor, fosfor, dam vitamin-vitamin. Unsur-unsur tersebut dapat didapatkan pada berbagai sayuran hijau, keju, susu, kacang-kacangan, telur dan lain-lain. Demikian pula unsur-unsur lain di sekitarnya yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut, seperti unsur- unsur di dalam air ludah, tulang, maupun jaringan lunak (mukosa) mulut. Pada prinsipnya yang penting nutrisi seimbang (bervariasi) harus diusahakan untuk dipenuhi. Nutrisi seimbang tidak harus mahal, bisa juga didapatkan dari tanaman pekarangan kita sendiri.

Gigi susu akan lengkap berjumlah 20 saat anak menginjak 2-3 tahun. Mulai usia 6-7 tahun gigi-gigi susu secara bertahap akan tanggal dan digantikan oleh gigi tetap. Gigi susu berfungsi sebagai penuntun tumbuhnya gigi permanen. Kerusakan gigi susu akan menyebabkan gangguan tumbuhnya gigi permanen. Gigi susu yang tanggal sebelum waktunya (premature loss) akan menyebabkan gigi permanen kehilangan panduan dan kurang mendapatkan rangsang pengunyahan. Demikian juga gigi yang seharusnya sudah tanggal tapi belum tanggal (prolonged retension) akan menyebabkan gigi penggantinya tidak bisa tumbuh di tempat yang semestinya. Akibatnya banyak ditemui gigi tetap tumbuhnya tidak rapi/ abnormal, bahkan ada yang tidak tumbuh.

Ketika gigi susu mau tumbuh, anak suka menggigit benda-benda disekitarnya/ yang dipegangnya, bahkan tak jarang ia menggigit puting susu ibunya. Jangan marah, hal itu dilakukannya karena ia merasa tidak nyaman pada gusinya, terasa gatal, anak jadi rewel, mengalami demam 2-3 hari, dan tidak mau makan. Atasi masalah demam anak dengan memberikan obat penurun panas.

Cara membersihkan gigi bayi

  1. Pakai cotton bud bersih/ kapas bersih yang digulung kecil.
  2. Gosokkan pada gigi dengan gerakan memutar dan sedikit tekanan selama kira-kira 1 menit
  3. Lakukan tiap hari saat memandikan bayi sekitar 30 menit setelah makan-makanan padat.
  4. Beri air minum putih yang cukup segera setelah makan makanan padat maupun setelah minum susu.
  5. Hindari sebisa mungkin bayi ngedot atau minum susu sambil tidur, usahakan membersihkan gigi dan mulut bayi setelah selesai

Pembersihan gigi anak-anak

Pada usia 3 tahun ajarkan anak untuk berkumur (dengan air matang) dan membuang air kumurnya, tidak perlu pakai pasta gigi. Kalau anak sudah bisa membuang air kumurnya dan meludah, anak boleh diajari menyikat gigi dengan memberikan pasta gigi kira-kira 0,5 cm saja. Kumur cukup satu kali agar fluor tidak terlepas.

Kebiasaan-kebiasaan buruk

Kebiasaan-kebiasaan buruk yang dilakukan dalam waktu cukup lama dengan frekuensi dan intensitas yang tinggi bisa menyebabkan kelainan pada gigi dan rahang. Kebiasaan-kebiasaan tersebut di antaranya :

  • Menghisap ibu jari

Kebiasaan ini bisa menyebabkan rahang atas sempit dan dalam, rahang dan gigi-gigi depan rahang atas maju dan gigi-gigi rahang bawah terdesak ke dalam (mrongos), serta gigi tidak bisa berkontak dengan baik (menganga).

  • Menggigit bibir, kuku, pensil, dll.

Kebiasaan menggigit bibir atas menyebabkan rahang dan gigi-gigi atas terdesak ke dalam dan rahang dan gigi-gigi bawah maju ke depan (mrongos jawanya). Sedangkan menggigit bibir bawah menyebabkan kelainan sebaliknya (gugut jawanya). Kebiasaan menggigit kuku, pensil, atau benda-benda lain bisa menyebabkan gigi tumbuh tidak teratur.

  • Meletakkan lidah di antara gigi-gigi

Kebiasaan ini menyebabkan trauma pada lidah dan gigi-gigi tidak berkontak dengan baik, bahkan praktis tidak berkontak (menganga).

  • Mendorong lidah pada gigi-gigi depan

Kebiasaan buruk ini menyebabkan gigi tumbuh tidak teratur.

  • Bernafas melalui mulut

Bernafas melalui mulut terus-menerus bisa menyebabkan bibir terbuka dan rahang bawah mundur ke belakang.

  • Mengunyah/ menetek/ tidur/ menggendong bayi menggunakan satu sisi

Kebiasaan-kebiasaan tersebut menyebabkan muka dan kepala menjadi tidak simetris. Sedangkan mengunyah satu sisi menyebabkan kelainan pada sendi rahang.

  • Menetek atau minum dot sambil tidur

Kebiasaan ini sebaiknya dihindari semaksimal mungkin dengan cara membersihkan gigi dan mulut bayi dengan kapas sehabis minum susu. Susu mengandung gula yang sangat potensial menyebabkan terjadinya gigi berlubang menyebar mengenai hampir semua gigi (gigis)

Nyambung, ahh...!
SUDAHKAH SETIMBANG ANTARA SUBSIDI NEGAR...

Pak Dokter Saya Sakit Apa??
Sekilas Tentang Manfaat telur
Tinjauan Syar?i dan Ilmiah
Ikan: Makanan sehat untuk Otak
Kupas Tuntas Onani
Osasin (Obrolan sana sini)
OPO.....
Apakah kita pasrah dengan ketidak berdayaan ?
Makan Bersama Keluarga Membuat Remaja Lebih Baik
Pemaksimalan Fungsi Otak
Hindari, Menu Makan Tak Sehat Bagi Para Ustadz
Bukan April Mop
Maag saat Puasa
Stress
ada apa dengan MEROKOK

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

belum ada komentar untuk tulisan terkait, jadilah yang pertama

Menuju ke Form