
(Maaf karena waktu terbatas maka nanti arti surat di baca sendiri di mushaf masing-masing ya....)
Sejarah atau cerita di dalam
Al-Qur'an, yang paling pokok adalah untuk diambil "ibrah" yaitu pelajaran yang dapat kita ambil. (Yusuf : 111). Ibrah bagi Nabi adalah sebagai penguat dakwah, sedangkan bagi kita adalah pelajaran untuk diambil hikmahnya.
Awal dari perintah menyembelih sapi adalah karena ada orang yang terbunuh yang tidak diketahui siapa pembunuhnya. Orang yang terbunuh itu diletakkan di tempat yang tidak ada pembunuhnya. (Pembunuh tidak jelas)
SEsuatu hal yang lumrah jika Bani Isroil itu mendatangi Nabi Musa jika ada masalah dan Lari ketika mereka senang.
Nabi Musa adalah manusia biasa juga (bedanya dia adalah Nabi). Sehingga ketika ada yang melapor tentang kesulitan umat, sebagai Nabi, beliau juga akan membantu dan jika tidak bisa Nabi Musa juga bertanya keapda Allah YME.
Nabi Musa menghadap/mengadu kepada Alloh sehingga dapat perintah dari Alloh yaitu diperintahkan untuk menyembelih sapi betina.
Namun ternyata jalan keluar dari Alloh itu tidak seperti yangmereka harapkan. Mereka merasa tersindir dari apa yang disampaikan Nabi Musa terkait dengan apa yang telah mereka lakukan, yaitu ketika Nabi Musa pergi untuk mencari kitab, mereka mendatangi samiri sehingga membuat mereka menyembah patung anak sapi sebagai sesembahannya. Hingga membuat mereka bertanya "Apa kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?" Nabi Msua menjawab " Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orng jahil". Karena memang yang mereka lakukan itu adalah perbuatan yang bodoh."
"Mohonkanlah ampun kepada Tuhan-Mu untuk kami ..." Itulah bukan sifat Bani Israil jika puas dengan satu keterangan saja, sehingga mereka bertanya-tanya agar menyulitkan nabinya.
(Al-Maidah : 101 - 102, tentang larangan untuk menanyakan hal yang dapat menyusahkan kita jika kita terlalu banyak tanya)
Pertanyaan Bani Israil :
1. Jenis Sapi Betina
2. Warnanya
3. Hakikatnya
Jawaban dari Alloh (melalui Nabi Musa):
1. Sapi betina yang tidak tua dan tidak muda.
2. Kuning tua dan menyenangkan orang yang memandangnya.
3. Sapi yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah, mengairi tanaman, tidak cacat dan tidak ada belangnya.
Pertanyaan itu dimaksudkan agar mereka tidak bisa melaksanakannya. dengan kata lain, mereka menolak secara halus perintah Alloh. Karena jika mereka tidak dapat sapi itu mereka tidak harus melaksanakannya.
"Sekarang barulah mkamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya."
Secara zahir mereka tampak puas dan jelas dengan keterangan itu, tapi sesungguhnya mereka menolak karena merasa terhina, apa yang mereka sembah selama ini, harus disembelih.
"Kemudian mereka menyembeihnya dan hampir saja mereka tidak bisa melaksanakan perintah Alloh itu."
Akhirnya mereka mendapatkan sapi itu dan bisa disembelih, untuk melaksanakan perintah Alloh.
Hikmah :
Sesukar apapun perintah Alloh itu Pasti dapat dilaksanakan. Alloh tidak akan overdosis dalam memberikan cobaan kepada hambanya. Alloh telah mengukur kemampuan hambanya dan Maha Tau apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. (Al Baqarah : 286)
**************('_')****************