ditulis oleh fajar pada Rabu, 25 Maret 09kategori "Penjebar Semangat" ,dengan 2 komentarKarena Kejujuran Begitu Berharga
Kejujuran dalah sifat yang harus dimiliki oleh setiap mukmin. RAsulullah Bersabda: Berkatalah dengan Jujur karena kejujuran membawa ke Surga dan kelak kalian akan dikatakan sebagai seorang yang jujur. Dan janganlah kalian berbohong karena kebohongan membawa ke neraka dan kalian kelak akan dikatakan sebagai seorang pembohong. Seorang yang selalu berkata jujur akan dikenal sebagai orang yang jujur, sehingga dia akn selalu dipercaya oleh orang lain. Sebaliknya seorang yang sudah pernah berbohong dia akan kehilangan kepercayaan dari orang lain, dan jika sudah terlalu banyak kebohongan yang dilakukan, dia tidak akn mendapatkan kepercayaan lagi dari orang lain.
Selain mendapat cap/stempel dari manusia tentang jujur atau bohong, sebenarnya ada sesuatu yang lebih besar mengenai masalah ini, yaitu masalah tempat tinggal di akherat kelak. Apakah akan di surga ataukah dineraka.
Jadi kejujuran dan kebohongan terkait langsung dengan muamalah di dunia dan akhir nanti di akhirat. Jika yang dilakukan seseorang senantiasa jujur, dia akan mendapatkan kebahagian di dunia, berupa kepercayaan dari orang lain, kelancaran dalam usaha, dan lain sebagainya. Ditambah di akhirat dia masuk surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai dan seterusnya banyak di disebut di dalam Al-Qur'an tentang kehidupan surga. Sebaliknya dengan kebohongan, seorang pembohong akan mendapat penderitaan di dunia dan di akhirat.
Secara teori seperti ini, memang mudah. Secara praktek, untuk menjaga selalu etap jujur banyak rintangan yang harus dihadapi. Ada konsekwensi yang kudu dilewati jika seorang berkata jujur. Tetapi konsekwansi ini terlalu ringan dibanding manfaat yang didapatkannya.
Untuk orang yang pernah berbohong, Untuk menutupi kebohongannya dia harus melakukan kebohongan kebohongan lain. Agar dia selalu aman dari sedikit ancaman yang menimpanya, dia 'terpaksa' berkata bohong
Hanya Refreshing
Sebuah Do'a
Namakan Saja Pitulasan
KISAH SEORANG ANAK DAN KUENYA...
Belajar Dari Kesalahan
TERLALU NGOYO
Eywa *
Untuk Setiap Tetesan Darah yang Kita Rangkai di
Sini (Sebagai Bentuk Keprihatin...
Hanya sesaat....!!!
Keep Positive Thinking
Katakan Cinta
Seberapa Waktu Kita Untuk Orang Tua
Hasrat Untuk Berubah
Semua Punya Bagian Sendiri
Mari Berqurban
Kesalahan yang diajarkan oleh Film Aksi
Eksekusi Bang Puase
Ber- Istirahatlah....
Arep Ngopo rek?
Be A Legend
terdapat 2 komentar untuk tulisan ini
1 | Ahad, 29 Maret 09
alkhansa
"Ada konsekwensi yang kudu dilewati jika
seorang berkata jujur. Tetapi konsekwansi ini
terlalu ringan dibanding manfaat yang
didapatkannya."
sebuah ungkapan yang
menarik. Bener! aku sepakat.
Sekarang kalau
kerja yang dicari orang yang jujur, sekalipun yang
mencari adalah Sang pembohong kelas kakap.
Mengapa oh mengapa?? itu baru bidang ngrekut
pegawe... belum yang laen..
"Hmm...
memang longko..." begitu kata atasanku.
2 | Sabtu, 25 April 09
mawar biru
kejujuran,berkata jujur.suka kejujuran ....itu
membahagiakan hati.boleh diprakteke....dan jangan
sekali-kali mendustai hati nurani...sengsara mas!!
Menuju ke Form