Senin, 6 Pebruari 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh Admin pada Senin, 29 Januari 07kategori "Penjebar Semangat" ,dengan 1 komentar

KAU tahu yang qumau

Ya Allah ambillah kesombonganku dariku, Allah berkata, "Tidak, bukan
Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya. "

Ya Allah sempurnakanlah kekurangan hambaMu yang cacat.Allah
berkata, "Tidak, jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah
sementara."

Ya Allah beri aku kesabaran. Allah berkata, "Tidak, kesabaran didapat
dari ketabahan dalam menghadapi cobaan, tidak diberikan, kau harus
meraihnya sendiri."

Ya Allah beri aku kebahagiaan. Allah berkata, "Tidak, Kuberi
keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri."

Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan. Allah berkata, "Tidak,
penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu
padaKu."

Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat. Allah
berkata, "Tidak, Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala
hal."

Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku.

Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah
payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya. Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali, Namun, di sisi lain orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan.

Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan hasil dalam ridloMu, tapi justru orang lain yang mendapatkannya tanpa susah payah. Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, namun berakhir dengan penolakan dan kegagalan - orang lain dengan mudah berganti
pasangan-

Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhan terus
meningkat. Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang
sedang demam dan pilek, lalu kita melihat tukang es. Kita yang sedang
panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada Tuhan) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu.

Begitu pula dengan Allah, segala yang kita minta, Engkau tahu apa yang paling baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang.

Karena Engkau tahu yang terbaik yang kita tidak tahu.

Create Clean URL with htaccess
Apakah Kita Akan Menjadi Bangsa Yang Di...

Be A Legend
Sedang Sibuk, Kataku
Emansipasi Wanita
Ilmu untuk investasi
Tips Membuat Orang Tua Tersakiti ( yet another tips )
Minggu Depan
Apa yang dilakukan pada zaman dahulu kala
Ada Apa Dengan Cinta
Come and Go
Sebuah kisah nyata
Nyambung, ahh...!
Arep Ngopo rek?
Seberapa Waktu Kita Untuk Orang Tua
Apakah Kita Akan Menjadi Bangsa Yang Dimusnahkan
Pernik
TERLALU NGOYO
manifesto
Tak Sesuai Keinginan
Segera Sayangi Orang di Sekitar Kita
Mari Berqurban

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

terdapat Satu komentar untuk tulisan ini

1 | Selasa, 5 Mei 09
mawar biru

semoga dengan keimanan,kita mampu melewati dan menikmati ujian terbaikNya.


Menuju ke Form