Senin, 6 Pebruari 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh fajar pada Rabu, 14 April 10kategori "Penjebar Semangat" ,dengan 5 komentar

Kesalahan yang diajarkan oleh Film Aksi

Saya termasuk orang yang gemar menonton berbagai genre film. Termasuk film aksi. Namun akhir-akhir ini, saya kepikiran dengan apa yang ada dalam film aksi itu tidek sepenuhnya baik. Ada beberapa hal yang sering ada dalam film aksi, dan hel-hal tersebut merupakan hal yang tidak baik, apa lagi jika ditiru di dunia nyata. antara lain

1. Ketika seorang lakon sedang mengejar penjahat, dia tidak punya kendaraan untuk mengejar sang penjahat, dia menyerobot kendaraan orang lain apakah itu mobil, motor, sepeda onthel, skateboard, atau yang lainnya. Hal ini mendidik sikap mementingkan diri sendiri. Demi tercapai tujuannya, dia tidak mengacuhkan kepentingan oranglain.

2. Masih adegan kejar-kejaran. Biasanya dalam film, terjadi banyak kecelakaan dalam pengejaran tetapi si lakon tetap selamat dan orang-orang lain kecelakaan. Kesimpulannya sama dengan poin nomer 1.

3. Ketika terjadi perkelahian, terjadi kerusakan dimana-mana. bahkan barang-barang dan dagangan milik orang lain. Tetapi lagi-lagi tidak ada yang bertanggung jawab atas kerugian yang dialami warga sipil.

4. Menembak sembarangan. Dalam film tembak-tembakan (mafia, polisi, dan sebagainya) terjadi banyak sekali adegan saling tembak. Bahkan terkadang ada adegan baku tembak di tempat umum. Padahal secara riil, seorang polisi harus berhati-hati menembakkan pelurunya.

Mungkin sekian dulu apa yang menjadi ganjalan di hati saya terhadap film aksi yang banyak beredar saat ini. Semoga bermanfaat. :)

Copas dari http://masmoe.wordpress.com/

manifesto
Bukan April Mop

Keep Positive Thinking
Sedang Sibuk, Kataku
Sebuah kisah nyata
Persahabatan
Namakan Saja Pitulasan
Karena Kejujuran Begitu Berharga
kasih sayang
Mengapa...?
Mampukah kita mencintai tanpa syarat?
Arep Ngopo rek?
Tangis Orang Tua
Ilmu untuk investasi
Hanya Refreshing
Tak Sesuai Keinginan
Pernik
Katakan Cinta
Harus cantik dalam tanda kutip ya?
Kita Adalah Elang
Kisah Ayah dan Anaknya
Antara Playstation dan Kefanaan

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

terdapat 5 komentar untuk tulisan ini

1 | Sabtu, 17 April 10
teman wawan

untuktuk ulasnmu no 1 2 3 itu kayae tidak benar jar, cz stelah selesai bikin film mereka yang km anggap dirugikan dpt bayaran kok jar hehehe..


3 | Senin, 19 April 10
Teman Yudan yang besar

@Teman wawan : Aku kan ga tahu transaksine setelah men film? Apa kamu tahu?

@John ws : opone sing ho'o?


4 | Rabu, 2 Juni 10
teman temannya mas Yudan yang

jenenge action... yo ngono kwi to kang...


5 | Rabu, 13 Oktober 10
khansa

setidaknya fajar sudah mulai bisa berfikir kritis, menganalisa setiap kejadian yang disinkronkan dengan ilmu yang ia dapet. good.. good... good...
Soalnya gini jar, nanti nek film action semua adegan dilakukan dengan lemah gemulai, jadinya ya..??!!


Menuju ke Form