ditulis oleh admin pada Kamis, 13 Juli 06kategori "Penjebar Semangat" ,dengan komentar yang belum ditulis padanyaMengapa...?
Aku jadi bingung mengapa kebanyakan masyarakat kita terlalu mudah dan terlalu gampang menyimpulkan segala sesuatu
Dalam beberapa hal, memang yang seperti itu perlu. Namun tentu ada batasan-batasan dalam menyimpulkan segala sesuatu. Taruhlah ketika kita berusaha menyimpulkan suatu institusi, apakah institusi tersebut berada dalam keadaan yang baik atau buruk. Tentu kita tidak sembarang mengeluarkan argument, institusi a buruk, dan sebagainya.
Ada langkah dan juga tata cara yang musti kita penuhi untuk mendapatkannya. Karena di samping itu membawa nama baik yang ngomong, reputasi institusi ini pun akan ikut terlibat dalam relasi yang tidak bisa dianggap mudah.
Ambillah contoh ketika salah satu teman saya mengatakan ooooo sma mta itu kayak gitu semua ya ternyata, kata-kata semua dan kata-kata seperti itu sedikit banyak akan mempengaruhi citra publik terhadap suatu institusi yang dalam hal ini. Memang kesempitan sampel dan kesempitan pandangan berpengaruh besar di sini.
So mbok yao kalo mengeluarkan statement seperti yang dijelaskan di atas tidak semudah ucapan anak kecil yang mengatakan bahwa makanan itu tidak enak sebelum mencobanya. kembali mengenai contoh sma tadi, cobalah ambil sampel ke tempat-tempat yang lain, jangan cuma berkonsentarsi pada satu tempat tanpa menghiraukan eksistenasi orang lain dan juga tempat lain yang sesungguhnya bisa menjadi acuan dalam pengambilan suatu kesimpulan.
Segera Sayangi Orang di Sekitar Kita
KAU tahu yang qumau
Untuk Setiap Tetesan Darah yang Kita Rangkai di
Sini (Sebagai Bentuk Keprihatin...
penting untuk disimak
Pernik
Ada Apa Dengan Cinta
Berbagi Cerita di Minggu Pagi Ceria…
Namakan Saja Pitulasan
Persahabatan
Eksekusi Bang Puase
Ber- Istirahatlah....
Kaifa khaluk? *
Sedang Sibuk, Kataku
Katakan Cinta
Harus cantik dalam tanda kutip ya?
Mampukah kita mencintai tanpa syarat?
KISAH SEORANG ANAK DAN KUENYA...
Semua Punya Bagian Sendiri
Tangis Orang Tua
Harkitnas
belum ada komentar untuk tulisan terkait, jadilah yang pertama
Menuju ke Form