Senin, 6 Pebruari 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh H21 crew pada Selasa, 21 Maret 06kategori "AGAMA" ,dengan 2 komentar

Pengantar Nikah

NASEHAT QUR'ANI Bagi mereka yg mencari Mawaddah (kasih), Sakinah (ketentraman) dan Rahmah (sayang) dalam Keluarga. Bismillahirrahmaanirahiim Dengan kerendahan hati mari kita simak pesan2 Al-qur'an tentang tujuan hidup yang sebenarnya Nasehat ini untuk semuanya ........... Untuk mereka yang sudah memiliki arah......... Untuk mereka yang belum memiliki arah......... dan untuk mereka yang tidak memiliki arah. nasehat ini untuk semuanya....... Semua yang menginginkan kebaikan. Saudaraku............. Nikah itu ibadah....... Nikah itu suci...........ingat itu...... Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena kecantikan, bisa karena keturunan dan bisa karena agama. Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun kecantikan sebagai alasan............ karena semua itu akan menyebabkan celaka. Jadikan agama sebagai alasan........ Engkau akan mendapatkan kebahagiaan. Saudaraku.......... Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta........ Namun......jika cinta engkau jadikan sebgai landasan, maka keluargamu akan rapuh, akan mudah hancur. Jadikanlah " ALLAH " sebagai landasan...... Niscaya engkau akan selamat Tidak saja dunia, tapi juga akherat....... Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan...... Niscaya mawaddah, sakinah dan rahmah akan tercapai. Saudaraku........... Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam "istanamu"...... disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan....... Jika ini kau lakukan " istanamu " tidak akan langgeng..... Lihatlah manusia ter-agung Muhammad saw.... tidak marah ketika harus tidur di depan pintu, beralaskan sorban, karena sang istri tercinta tidak mendengar kedatangannya. Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji dihadapannya ketika lapar........ Menjahit bajunya yang robek........ Saudariku......... Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam " istanamu "........ Disayang, dimanja dan dilayani suami...... Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu........ Jika itu engkau lakukan " istanamu " akan menjadi neraka bagimu Saudaraku............ Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu......... Jangan engkau terlalu menuruti istrimu...... Jika itu engaku lakukan akan celaka.... Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih, tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah..... Lihatlah bagaimana Allah menegur " Nabi "-mu tatkala mengharamkan apa yang Allah halalkan hanya karena menuruti kemauan sang istri. Tegaslah terhadap istrimu................. Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah....... Jangan biarkan dia dengan kehendaknya........ Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth........... Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang..... Istrimu bisa menjadi musuhmu........... Didiklah istrimu........ Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, Ibrahim. Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya...... Jadikan dia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi sang suami Muhammad saw menerima tugas risalah..... Istrimu adalah tanggung jawabmu.... Jangan kau larang mereka taat kepada Allah..... Biarkan mereka menjadi wanita shalilah.... Biarkan mereka menjadi hajar atau Maryam........ Jangan kau belenggu mereka dengan egomu... Saudariku....... Jika engkau menjadi istri......... Jangan engkau paksa suamimu menurutimu...... Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah...... Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia terhadap tugas suami..... Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa menjaga kehormatannya.... Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa yang bisa mendampingi suami menjalankan misi. Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu.... Jangan kau usik suamimu dengan tangismu.... Jika itu kau lakukan..... Kecintaannya terhadapmu akan memaksanya menjadi pendurhaka................jangan.......... Saudaraku........ Jika engkau menjadi Bapak...... jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim Jadilah bapak yang kasih seperti Muhammad saw Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah.......... Ajaklah mereka taat kepada Allah....... Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti....... Jadikan dia sebagai Ismail yang taat....... Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan'an yang durhaka. Mohonlah kepada Allah.......... Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi anak yang shalih..... Anak yang bisa membawa kebahagiaan. Saudariku........ Jika engkau menjadi ibu.... Jadilah engaku ibu yang bijak, ibu yang teduh.... Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu.... Jadikanlah mereka mujahid......... Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah..... Jangan biarkan mereka bermanja-manja..... Jangan biarkan mereka bermalas-malas.......... Siapkan mereka untuk menjadi hamba yang shalih.... Hamba yang siap menegakkan Risalah Islam. AMIN
jangan cemberut
Hati yang buta

Bulan Ramadhan
Hati yang buta
Hati-Hati Juga Penting
BERHATI-HATI DALAM MEMBERI FATWA
Gelo.....
REFLEKSI MUSIBAH GEMPA BUMI & TSUNAMI DI ACEH
HADITS-HADITS DHAIF YANG TERSEBAR SEPUTAR BULAN RAMADHAN
Pidato Bush (Laknat Allah)
Baca sambil minum kopi n makan blanggreng...wah, sip tenan ki
Sepercik Cahaya dari Allah
February, 3 2009 in Ngawen
Menyikapi perbedaan Pendapat
Cintailah aku
poligami kok dilarang
When I Need Loves ......
Dasyatnya Cinta
Penting Untuk DITANGGAPI
Untuk para suami
Waspada Terhadap Pendidikan Kapitalis
MILAD, Antara Haram dan Halal

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

terdapat 2 komentar untuk tulisan ini

1 | Sabtu, 25 Maret 06
Heri Koerniawan

Subhanallah. dah siap nikah ya... Kok artikelnya panjang banget. ada 2 kemungkinan, njiplak or jujur dari hati (alias wis kebelet mbojo)


2 | Senin, 27 April 09
mawar biru

menikahlah dengan niat yang lurus.ilmu dan iman


Menuju ke Form