Senin, 6 Pebruari 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh Fajar pada Senin, 11 Pebruari 08kategori "Penjebar Semangat" ,dengan 3 komentar

Seberapa Waktu Kita Untuk Orang Tua

Aku ingin menuliskan apa yang terjadi dalam diri saya. Saya merenungi, bahwa sedikitpun saya tidak akan pernah bisa membalah kebaikan orang tua kita. Keduanya selalu memberikan curahan perhatian dan kasih sayang sejak kita belum dilahirkan, hingga waktu yang belum ditentukan

Sedikit menjabarkan, ketika ibu mengandung, dia terpaksa harus bertambah berat badannya. ayah juga tidak kalah, dia mencarikan apa saja yang akan kita butuhkan ketika lahir.

Ketika kita bisa berbicara, orang tua kita mendidik kita untuk selalu mengucapkan hal-hal yang baik-baik, tidak sesuatu yang kotor

Setelah kita bisa berjalan, mereka melindungi kita agar tidak main ke jalan, karena hal itu membahayakan diri kita.

Tiba saat sekolah, kita disekolahkan di TK atau langsung SD. sejak saat itulah kita mulai sering berpisah dengan orang tua kita. mulanya kita enggan namun, lama kelamaan kita akan enggan untuk kembali kepelukan orang tua.

Akankah jalan kita yang senantiasa menjauhi orang tua kita kita teruskan? sebaiknya tidak. Kita harus selalu dekat dengan orang tua kita. jangan sampai kita seperti orang yang tidak punya iman. mereka menyia-nyiakan orang tuanya yeng telah pikun. Mulai dari sekarang, kita biasakan untuk selalu dekat dengan orang tua kita.

APAKAH INDONESIA AKAN???!!??!!
sajak

MANdi..senDIRI
Ilmu untuk investasi
Teruntuk Mbak Riri dan Mas Jojo
Eywa *
Persahabatan
Apa yang dilakukan pada zaman dahulu kala
Namakan Saja Pitulasan
Keep Positive Thinking
Kaifa khaluk? *
Untuk Setiap Tetesan Darah yang Kita Rangkai di Sini (Sebagai Bentuk Keprihatin...
SUPERDAD
Tangis Orang Tua
KISAH SEORANG ANAK DAN KUENYA...
Minggu Depan
manifesto
Mampukah kita mencintai tanpa syarat?
Segera Sayangi Orang di Sekitar Kita
Untuk Ayah
Hanya Refreshing
Emansipasi Wanita

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

terdapat 3 komentar untuk tulisan ini

1 | Kamis, 14 Pebruari 08
azwajameela

njih mas fajar... namun ada kalanya orang tua dalam mendidik kita disesuaikan dengan jaman beliau, sedang kita akan hidup di jaman selanjutnya. hal ini sering menjadi kontroversi bagi saya, lalu bagaiamana solusi terbaik?


2 | Senin, 9 Maret 09
ita

emmm....

bener juga...setelah kita selesai sekolah nanti kita akan dihadapkan pada keluarga baru kita....lalu kapan waktu kita untuk orang tua????

jadi sedih nih....





3 | Rabu, 25 Maret 09
esael

kok gitu... emg gak da waktu buat ortu apa?? ya klo pas pulangkan bisa tooo.. juga ngak harus ketemu langsung.. sering2 aja ksh kbr gembira..


Menuju ke Form