ditulis oleh adi-wirawan pada Kamis, 27 Juli 06kategori "Penjebar Semangat" ,dengan 3 komentarsiapa berani melawan amerika
mungkin itukah judul yang sempat saya perhatikan di layar kaca metro tv kemarin, sebuah perbincangan yang seru tentunya.
Sedikit yang saya bisa tarik dalam perbincangan tersebut, ketika di ungkapkan sebuah pertanyaan mengapa Amerika begitu getol membantu Israel dalam agresi-nya yang berdalih untuk membebaskan tawanan yang ditawan oleh gerilyawan hisbullah. Dijelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan atas dasar kemanusiaan.
Kemanusiaan???? payah, masak atas dasar kemanusiaan, kemanusiaan yang mana? kemanusiaan dengan tidak memanusiakan manusia yang lain.
Loh, kok, ya jelas, bagaimana tidak bukankah orang palestin suriah dan juga lebanon itu juga manusia, jadi sejauh ini alasan kemanusiaan belum masuk di akal kita.
Tapi menurut kabar, baru kali ini Israel tidak sukses melumpuhkan suatu negara, padahal biasanya untuk negara timur tengah saja, Israel hanya perlu beberapa hari untuk menaklukan daerah agresi-nya, tapi untuk kasus di lebanon ini Israel harus memaksakan diri untuk bekerja keras selama 3 minggu untuk menaklukan, tapi itupun belum berhasil juga.
Hal ini jelas beralasan sebab, sejak pertempuran terakhir tahun 2000, Israel menyangka bahwa Hisbullah akan mengurangi aktivitas militernya, tapi ternyata Hisbullah sudah tahu agenda yang akan dilakukan selanjutnya jadi aktivitas militer terus berlangsung, untuk menyambut serbuan Israel kali ini.
Selain daripada itu pengiriman bantuan militer indonesia-pun, perlu ditilik dan ditelaah lebih lanjut, apakah kita sebagai crew pendamai, kerja apa saja yang boleh dan tidak boleh kita lakukan, ini semua harus jelas, jangan sampai kita di sana sebagai tim perdamaian hanya akan menjadi boneka perang salah satu pihak saja.
Siapa yang berani melawan israel sekarang jika Amerika saja sudah getol membantunya, sedangkan PBB dan dewan keamanannya masih menjadi boneka Amerika, sekarang semua pasti sudah setuju Kunci semua ini adalah Amerika.
Siapa berani melawan Amerika
Hanya sesaat....!!!
Kesalahan yang diajarkan oleh Film Aksi
Come and Go
Hanya Refreshing
Teruntuk Mbak Riri dan Mas Jojo
Bertujuan Lebih Besar
Kisah Ayah dan Anaknya
kasih sayang
Sebuah kisah nyata
Semua Punya Bagian Sendiri
Pernik
Belajar Dari Kesalahan
Sebuah Do'a
Katakan Cinta
Keep Positive Thinking
manifesto
Apa yang dilakukan pada zaman dahulu kala
Eksekusi Bang Puase
Eywa *
Mari Berqurban
terdapat 3 komentar untuk tulisan ini
1 | Senin, 11 September 06
alip
pengiriman pasukan Indonesia sangat strategis. di mata dunia ini sangat bermakna. sejak agresi terjadi indonesia telah menghujat, hujatan negara itu sangat beraarti di pilitik international. kemudian indonesia juga yang pertama menyiapkan pasukan perdamaian, ini mencerminkan islam yang cinta damai. kalau kita lihat apa yang dilakukan negara-negara timteng, kita lebih berani.
jika tindakan diam mereka karena perbedaan sunni dan syiah, maka sungguh jika agresi ini dilihat bukan dari sudut pandang agama, ini termasuk tragedi kemanusiaan.
jika karena agama menghalangi kita untuk berbuat baik, maka kita tidak usah gunkanan agama ini, gunakan hati saja cukup untuk mengatakan israel biadab, dan kita perlu bertindak.
2 | Rabu, 29 Nopember 06
salwa
seandainya kita dapat meluluhkan hati para penguasa israel dan amerika pasti kita berhasil melawannya, yang jadi permasalahannya dengan apa kita akan meluluhkan hati mereka? berdo'a ? lawong kita aja benci sama mereka apalagi mendoakan mereka yang insya Allah telah di butakan hatinya????ya wis inilah dunia dan sudah jadi garis_nya
3 | Selasa, 26 Mei 09
Uswah
Ilmu yang benar, Iman dan amal sholih yang akan
mengalahkan Kesombongan di sepanjang sejarah
kehidupan alam raya
Menuju ke Form