Senin, 6 Pebruari 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh nr pada Selasa, 17 April 07kategori "Kesehatan" ,dengan komentar yang belum ditulis padanya

Stress

Manusia hidup tidak lepas dari masalah yang mungkin pada akhirnya berujung pada stress. Justru berawal dari masalah-masalah yang muncul, akan memberi warna pada hidup dan lebih mendewasakan kita untuk tetap bisa eksis dikehidupan selanjutnya. Saat seorang manusia dalam keadaan tegang, bisa dikatakan ia mengalami stress. Tentunya stress dalam arti luas (bukan hanya gangguan jiwa). Diantara moment-moment yang bisa menyebabkan stress adalah, tegang saat akan menghadapi ujian, maju di panggung pementasan, bertemu dengan orang special, akumulasi dari berbagai masalah, dan lain-lain termasuk saat kita menyukai seseorang pun bisa menyebabkan stress. Salah satu sumber stress adalah pikiran. Dalam dunia kesehatan, saat kita stress, otak akan menafsirkan, menerjemahkan perubahan yang komplek pada lingkungan dan kapan harus menekan tombol panik. Cara kita menafsirkan, mempersilakan dan melabel pengalaman kita saat ini, dan apa yang kita perkirakan pada masa-masa yang akan datang dapat menyebabkan kita menjadi relaks atau stress. Peneliti utama pertama tentang stress, yang telah menguji secara pasti apa yang terjadi didalam tubuh seseorang pada saat respon melawan atau melarikan diri, menemukan bahwa setiap masalah, khayalan atau kenyataan dapat menyebabkan korteks serebri (bagian berpikir dari otak) mengirim tanda bahaya ke hipotalamus (tempat utama pemberi respon stress, terletak pada otak tengah). Hipotalamus kemudian menstimulasi system syaraf simpatis untuk membuat serangkaian pada tubuh Anda. Denyut jantung, curah jantung, tekanan darah Anda semua meninggi. Anda mulai berkeringat. Tangan dan kaki Anda menjadi dingin karena darah dialirkan dari anggota gerak dan system pencernaan ke otot besar yang akan membantu Anda untuk melawan (lari), (misalkan Anda dikejar anjing). Diafragma dan dubur terkunci, pupil dilatasi untuk mempertajam penglihatan, dan pendengaran menjadi lebih tajam. Apakah Anda pernah mengalami hal yang demikian? Sementara jika semua hal ini berlangsung terlalu lama, atau dibiarkan tanpa terkontrol, akan menimbulkan dampak negative dalam tubuh Anda. Kelenjar adrenal mulai mengeluarkan kortikoid (adrenalin, epinephrine dan nore-epinephrin) yang akan menghambat system pencernaan, reproduksi, pertumbuhan dan perbaikan jaringan, respon imun dan inflamasi (peradangan). Dengan kata lain, beberapa fungsi yang sangat penting untuk menjaga Anda agar tetap merasa sehat dan kuat mulai tertutup. Itulah salah satu dampak dari stress. Tentunya kita sebagai manusia pernah mengalami stress, hanya saja derajatnya berbeda-beda. Terutama saat muncul masalah yang sulit diatasi atau saat akan menghadapi ujian. Semua itu, hanya sebatas gambaran atau mekanisme dari dampak stress pada fisik, yang bila kita biarkan berlarut-larut, akan menyebabkan psikosomatik, yakni penyakit fisik yang disebabkan karena mental atau psikis. Sekarang yang menjadi pemikiran kita adalah bagaimana solusinya? Memang stress terkadang tidak bisa kita hindari, atau mungkin tergantung dari tipe-tipe seseorang, ada yang gampang stress, dan ada yang bersikap santai terhadap suatu masalah, sehingga tidak mudah stress. Karena pada dasarnya semua yang mengontrol tubuh kita adalah pikiran (otak). Apa yang harus kita lakukan jika kita dalam keadaan stress? Menangiskah? Bercerita ke teman? Menulis diary? Membiarkannya berlarut-larutkah? Bunuh diri? Masing-masing mempunyai karakter tersendiri untuk penyelesaian masalahnya. Saya pikir, Semakin banyak kegiatan yang kita lakukan, semakin mudah kita melupakan suatu permasalahan. Tapi mungkin ada masalah-masalah tertentu yang tidak mudah kita lupakan, sulit mengikhlaskan dan hanya mengandalkan kesabaran.
Hasrat Untuk Berubah
Nyambung, ahh...!

Bukan April Mop
Gigi bayi dan perawatannya
Apakah kita pasrah dengan ketidak berdayaan ?
Sekilas Tentang Manfaat telur
OPO.....
Osasin (Obrolan sana sini)
Pak Dokter Saya Sakit Apa??
Tinjauan Syar?i dan Ilmiah
Hindari, Menu Makan Tak Sehat Bagi Para Ustadz
Pemaksimalan Fungsi Otak
Ikan: Makanan sehat untuk Otak
Makan Bersama Keluarga Membuat Remaja Lebih Baik
Maag saat Puasa
Kupas Tuntas Onani
ada apa dengan MEROKOK

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

belum ada komentar untuk tulisan terkait, jadilah yang pertama

Menuju ke Form