Senin, 6 Pebruari 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh abu_aisyah_putri pada Senin, 09 Oktober 06kategori "AGAMA" ,dengan komentar yang belum ditulis padanya

When I Need Loves ......

Masa muda, masa penuh dinamika. Energik, tetapi belum memiliki kematangan berfikir dan bertindak. Memang tidak semua demikian sich, tetapi sebagian besar barangkali. Salah satu yang paling menonjol adalah mengenai ketertarikan akan lawan jenis atau hasrat sexual. Sudah menjadi kodrat manusia untuk saling tertarik kepada lawan jenisnya. Bahkan menjadi tidak normal bagi seseorang tatkala hal ini tidak ada dalam dirinya. Hanya saja, sejauh mana kita bisa mengendalikan hal ini? Bagi mereka yang sudah memiliki kemampuan tentu bukanlah masalah. Berdoa, cari pasangan yang oke agamanya, nikah?. Insya Allah beres. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, bagaimana jika kemampuan itu belum ada sementara keinginan membara? Bagi yang masih kuliah dan belum punya penghasilan sendiri misalnya. Sebagai lelaki dan perempuan dewasa (baca: baligh), ketertarikan itu tentulah pasti ada. Apalagi situasi lingkungan sekarang, baik di kampus, kost-kost an, media, bahkan dimanapun sudah semakin menambah keinginan itu. Sungguh menjadi anugerah yang besar jika ternyata ortu kita merestui nikah sambil kuliah, karena Allah saja nanti yang akan mengayakan, dan memberi rizki. Bagaimana dengan yang tak direstui? Untuk itu, diperlukan sebuah filter yang kuat yaitu agama. Bagi yang mengaji dan memahami hasil kaji, kemudian kuat imannya, insya Allah tak menjadi masalah. Bagaimana dengan yang tidak kuat iman ? Inilah yang menjadi permasalahan, terutama bagi para pemuda pemudi, mahasiswa mahasiswi, entah mengaji atau tidak. Bohong besar kalo kita katakan orang ngaji pasti aman dari godaan ini. Dalam tulisan ini, penulis tidak akan menguraikan solusi dari permasalah ini, tetapi ingin mengajak pembaca semua untuk ikut andil memberikan solusi permasalahan ini. Mungkin bukan hanya penulis saja yang telah sengaja atau tidak melihat saudara ? saudara ngaji kita bahkan sudah terpeleset jauh dalam hal ini (terutama yang masih kul), diakui atau tidak, hal itu ada dan terjadi. Akankah kita biarkan saudara kita terpeleset terjerumus dalam perangkap setan ini? So?when I need loves, I just close my eyes, and I pray?. Allah, bless us forever and ever.
Thanks To My Parent
Sepercik Cahaya dari Allah

February, 3 2009 in Ngawen
Pudarnya pesona Cleopatra.
Hati-Hati Juga Penting
warning
Pidato Bush (Laknat Allah)
AWAS ALLAH CEMBURU LHO!
REFLEKSI MUSIBAH GEMPA BUMI & TSUNAMI DI ACEH
NASIHAT
Begitukah Seharusnya Anak Setelah Jadi Istri
Baca sambil minum kopi n makan blanggreng...wah, sip tenan ki
BERHATI-HATI DALAM MEMBERI FATWA
Pengantar Nikah
Motivasi Islami
Jangan Bosan Sabar
Cintailah aku
poligami kok dilarang
mosquee....? baca dulu...
Menyikapi perbedaan Pendapat
AKAL SEHAT MENOLAK FAHAM SESAT (beriman saja koq repot)
Hati yang buta

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

belum ada komentar untuk tulisan terkait, jadilah yang pertama

Menuju ke Form